Tuesday, 08 August 2023 11:39
 

Penulis : Ahmad Imron  /  Editor : Fred K

Makassar (Phinisinews.com) – Hari Ulang Tahun (HUT) PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk yang ke-25 tahun ditandai donor darah sebanyak 100 peserta dari berbagai kalangan.

Donor darah dilakukan di aula utama Mall GTC (Graha Tata Cemerlang) milik Lippo Grup di Tanjung Bunga Makassar melibatkan Palang Merah Indonesia, kata Panitia Donor Darah dalam rangka HUT GMTD ke 25, Feronika, di Makassar, Selasa.

Peserta donor darah terdiri dari karyawan dan karyawati PT GMTD Tbk, Karyawan Pemkot Makassar yang terdiri dari 14 OPD yang sedang berkantor di Mall GTC karena Kantor Balai Kota Makassar sedang direnovasi serta dari kalangan umum. Dan berlangsung selama lima jam sejak 09.00 hingga 14.00 Wita.

Menurut Feronika, PT GMTD Tbk setiap tahun melakukan kegiatan donor darah untuk membantu pemenuhan kebutuhan darah bagi yang membutuhkan, tiga kali dalam setahun dan penyelenggaraannya dipusatkan di Mall GTC Tanjung Bunga Makassar.

PT GMTD Tbk mengelola kawasan wisata terpadu di kawasan Tanjung Bunga yang berada di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Dalam kawasan tersebut selain ada kawasan wisata Pantai Akkarena dan lainnya, juga ada Mall yang sudah operasional sejak tahun 2003, Rumah Sakit, hotel, sekolah, perumahan, stadion Olahraga Dayung beserta danaunya, stadion sepakbola dan berbagai fasilitas lainnya dengan cakupan areal 1.000 hektare. (AI/FK).
Wednesday, 26 July 2023 08:43
 

Penulis : Ahmad Imron   /  Editor : Fred Kuen

Minahasa, Sulawesi Utara (Phinisinews.com) – Asesor Pers Lisensi BNSP, Fredrich Kuen, MSi menyatakan terima kasih mendalam kepada Kapolres Minahasa, AKBP Ketut Suryana serta Bapak Kapolri atas fasilitas tempat Penyelenggaraan Sertifikai Kompetensi Wartawan (SKW) lisensi BNSP di Mapolres Minahasa, Sulawesi Utara, pekan ini.

“Ini menjadi tempat bersejarah bagi kami sebagai Asesor, penyelenggaraan SKW Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Indonesia (PI), lisensi Lembaga Negara Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di tempat Penegak Hukum, Mapolres Minahasa, Sulut,” ujarnya.

Selama ini, menurut Fredrich yang berpengalaman melakukan Pengujian Kompetensi Wartawan sejak tahun 2011, di kalangan pers, tempat penyelenggaraan uji kompetensi biasanya dilakukan di tempat organisasi pers, tempat media main stream yang menjadi penyelenggara, di hotel atau ditempat umum lainnya dan baru kali ini penyelenggaraan di Mapolres.

Ini meperlihatkan betapa besar dukungan Polri terhadap peningkatan kinerja dan kualitas Sumber Daya Manusia Wartawan di tanah air, sehingga menjadi sangat wajar sebagai masyarakat pers kami menyatakan penghargaan yang tinggi terhadap Polri, ucapnya.

Selain itu, kalau masyarakat Pers memiliki LSP Pers Indonesia, Polri juga memilki lembaga yang sama, LSP Polri dan sebagai Asesor kami berharap ke depan terjalin kerjasama di bidang kompetensi dengan cara humas Polri secara nasional melakukan Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) di LSP PI agar sertifikat yang keluar disandingkan sama diantara dua LSP tersebut yakni berlogo Lambang Negara Burung Garuda.

Kesamaan lainnya, Kompetensi Wartawan adalah kinerja nol kesalahan (zero error) dan tagline Polri adalah Presisi.

Menurut dia, SKW lisensi BNSP ini tidak mengenal konstituen, siapa saja yang mengaku wartawan atau yang melakukan pekerjaan jurnalistik dan namanya ada dalam box redaksi pada media legal (berbadan hukum / memiliki AHU) dengan alamat yang jelas, serta merasa diri kompeten maka dapat mensertifikatkan kompetensinya melalui SKW.

Mereka yang namanya tercantum dalam box redaksi sebagai wartawan dapat mengikuti SKW Skema Wartawan Muda Reporter/Kameraman, yang tercantum sebagai Redaktur dapat mengikuti SKW skema Wartawan Madya dan yang tercantum sebagai Pimred, Wapimred dan Redpel dapat mengikuti SKW Skema Wartawan Utama selama memenuhi persyaratan dan portofolio, ujar Fredrich yang juga Direktur Lembaga Pelatihan Jurnalistik dan Kehumasan Phinisi Pers Multimedia Training Center (P2MTC).

Dua pola pelaksanaan SKW lisensi BNSP yakni portofolio atau observasi yang dilakukan secara individual, sehingga kapanpun diinginkan selama sudah memenuh syarat dan portofolio maka dapat dilakukan uji SKW di seluruh tanah air melalui TUK (Tempat Uji Kompetensi) yang dimiliki LSP PI.

“Saatnya sekarang teman teman wartawan memiiliki sertifikat kompetensi yang bersifat nasional dan internasional, karena BNSP adalah Lembaga Sertifikasi Profesi milik Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diakui dunia internasional,” ucap mantan General Manager (GM) Perum LKBN ANTARA itu.

Selain kompetensi, menurut dia, yang tidak kalah penting adalah pelatihan jurnalistik untuk kalangan wartawan terus ditingkatkan frekwensi pelaksanaannya dan hal itu dapat melibatkan banyak pihak yang peduli terhadap peningkatan kualitas SDM wartawan di daerahnya.

Keunikan lain, pada SKW di Minahasa, Sulut, yakni dilakukan oleh LSP PI melalui TUK DPC SPRI (Serikat Pers Republik Indonesia) Tomohon dengan Ketua, Jerry Uno dan tempat penyelenggaraan di Minahasa oleh DPC SPRI cabang Minahasa dengan Pimpnan Jeffry Uno, kedua ketua SPRI itu adalah saudara kembar. Ini adalah peleksanaan SKW ke-4 mereka. (AI/FK).

Saturday, 24 June 2023 10:06
 

Penulis : Ahmad Imron  /  Editor : Fred Kuen 

Makassar (Phinisinews.com) – Penyerahan Buku “Lorong Waktu” oleh penulisnya, wartawan senior Dr HM Dahlan Abubakar kepada wartawan senior lainnya yang juga merupakan salah seorang pemilik media Fajar Grup, H Syamsu Nur menandai pertemuan wartawan Golongan Lanjur Umur (Glamur II).

Buku lorong waktu setebal 596 halaman merupakan otobiografi pengalaman jurnalistik Dahlan Abubakar yang juga dosen di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, selama lebih 40 tahun, sejak reporter, Wartawan, Redaktur, Pimred Harian Pedoman Rakyat, penulis buku produktif, hingga pengakuan masyarakat sebagai salah seorang Tokoh Pers Nasional yang ada di Sulawesi Selatan.

Penyerahan Buku tersebut dilakukan di Lantai 19 Graha Pena Fajar Grup di Makassar, akhir pekan ini, pada acara yang diinisiasi Syamsu Nur yang juga mantan Ketua PWI Sulsel, untuk bertemu dengan puluhan wartawan golongan lanjut umur (Glamur) yang rata rata sudah berumur di atas 60 tahun.

Pertemuan Silaturahmi dengan nuansa nostalgia, berlangsung penuh keakraban dan saling bertukar cerita.

Syamsu Nur memotivasi dengan menceritakan pengalaman saat mengikuti pertemuan wartawan senior di China yang menghadirkan beberapa wartawan wartawan muda dan terkenal.

Para wartawan muda tersebut sangat menghargai wartawan seniornya yang telah memberi contoh yang baik serta melakukan pembinaan kepada juniornya.

Sedangkan salah seorang wartawan senior yang sudah duduk di kursi roda dengan mata berkaca-kaca juga menyatakan terima kasih terhadap para wartawan muda yang menghargai seniornya yang sebagian sudah sepuh.

Pertemuan itu, menurut Syamsu Nur membuktikan bahwa tidak ada perpecahan di kalangan wartawan, sekalipun berbeda waktu dan masa pengabdian kepada masyarakat, sehingga di Sulsel diharapkan wartawan Glamur juga bisa menjadi perekat solidaritas pers lintas masa.

Menurut salah seorang wartawati senior, Nurhayana, biasanya perpecahan di organisasi pers dimulai saat pemilihan ketua. Padahal tiap pemilihan harus ada yang menang dan ada yang kalah, sehingga tidak perlu terjadi perpecahan, yang menang biasanya hanya kelompoknya diakomodir dalam kepengurusan, sedangkan kelompok lain disingkirkan.

“Inilah cikal bakal perpecahan di kalangan wartawan selama ini, sehingga di Wartawan Glamur ini, tidak perlu ada pemilhan. Yang ada penunjukan dan kesepakatan saja, agar semua tetap solid dan harmonis,” ujarnya.

Ketua Wartawan Glamur II, Iwan Azis mengatakan, Wartawan Glamur merupakan wadah silaturahmi pada wartawan lanjut umur. Di sini tidak ada rivalitas, tidak ada kepentingan politik dan yang ada hanya solidaritas dan silaturahmi, saling ketemu dan bernostalgia, sekaligus untuk saling memantau keadaan rekan secara kekeluargaan.

Pertemuan silaturahmi bisa diselenggarakan oleh inisiasi wartawan Glamur tertentu atau saling memberi info di grup WA Wartawan Glamur untuk sewaktu waktu yang memiliki kesempatan bisa kumpul di warung kopi tertentu.

Wartawan Glamur di Sulsel, hampir semua masih beraktifitas secara individu, ada yang pemilik dan pengelola pesantren, lembaga Pelatihan Jurnalistik dan Kehumasan, Penguji Kompetensi wartawan (Asesor Pers), Dosen, Penulis Buku, Pemilik Media cetak atau online, Pimred dan lainnya sambil merawat cucu cucu. (JMK-SP/PNC).

Monday, 19 June 2023 12:21
 

Penulis : Indah  /  Editor : Mitha

Makassar (Phinisinews.com) - Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia Timur (UIT) beserta dosen pengampuh mata kuliah Produksi Multimedia, sangat antusias mendengarkan penjelasan produser Fajar TV tentang tahapan pra produksi siaran televisi.

Hal itu terlihat saat mahasiswa UIT didampingi dosen pengampuh melakukan kunjungan ke kantor media Fajar TV di Graha Pena jalan Urip Sumoharjo nomor 20, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Senin.

Antusiasme mahasiswa dijawab oleh salah satu produser Fajar TV, Ahmad Fuad Hasan, yang menjelaskan proses sunting (editing) berita hingga siap siar.

Dia menjelaskan,  Fajar TV merupakan satu – satunya media TV lokal di Sulawesi Selatan yang masih mempertahankan kearifan lokal di acara-acara produksinya, dan sebagai seorang jurnalis kami harus menjalankan tugas sesuai dengan kode etik yang berlaku dan bagi bidang lainnya juga harus menjalankan fungsi dan tugasnya sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Menurut Ahmad, dalam tahapan produksi melibatkan tim kerja  jurnalis, kameramen, editor, animator, voice over, produser, dan bagian produksi siar MCR, yang memiliki masing-masing fungsi dan tanggung jawab dalam proses produksi siaran berita televisi.

Sambil memperlihatkan proses produksi, Ahmad juga juga menjelaskan sejarah berdirinya Fajar TV pada tahun 2003 dan secara resmi bergabung dengan Fajar group  tahun 2017.

"Fajar TV ada sampai saat untuk memberikan informasi kepada masyarakat, khususnya di Sulawesi  Selatan, dengan menyajikan pemberitaan yang berimbang dan tidak berpihak,” ujar Ahmad.

Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa Fajar TV membuka kesempatan kepada semua khalayak yang ingin magang dan merasakan langsung terjun ke dunia kerja pertelevisian.

Dosen pengampuh mata kuliah Produksi Multimedia Fakultas Komunikasi UIT yang mendampingi mahasiswanya ke Fajar TV, Mitha Mayestika Kuen, S.IP, M.IKom mengatakan,  Produksi Siaran TV ini masuk dalam mata kuliah Produksi Multimedia yang di dalamnya tidak hanya mengulas bagaimana memproduksi menggunakan berbagai media siar, namun juga proses produksi siaran tv dan radio, dengan kata lain, proses produksi siaran tv harus dikemas dengan baik sebelum siap publish (siar) di berbagai platform multimedia. (In/MK).

Monday, 19 June 2023 15:33
 
 
Penulis : Indah  /  Editor : Mitha 
 
Makassar (Phinisinews.com) - Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia Timur (UIT) beserta dosen pengampuh mata kuliah Produksi Multimedia, sangat antusias mendengarkan penjelasan produser Fajar TV tentang tahapan pra produksi siaran televisi.
 
Hal itu terlihat saat mahasiswa UIT didampingi dosen pengampuh melakukan kunjungan ke kantor media Fajar TV di Graha Pena jalan Urip Sumoharjo nomor 20, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Senin.
 
Antusiasme mahasiswa dijawab oleh salah satu produser Fajar TV, Ahmad Fuad Hasan, yang menjelaskan proses sunting (editing) berita hingga siap siar.
 
Dia menjelaskan,  Fajar TV merupakan satu – satunya media TV lokal di Sulawesi Selatan yang masih mempertahankan kearifan lokal di acara-acara produksinya, dan sebagai seorang jurnalis kami harus menjalankan tugas sesuai dengan kode etik yang berlaku dan bagi bidang lainnya juga harus menjalankan fungsi dan tugasnya sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
 
Menurut Ahmad, dalam tahapan produksi melibatkan tim kerja  jurnalis, kameramen, editor, animator, voice over, produser, dan bagian produksi siar MCR, yang memiliki masing-masing fungsi dan tanggung jawab dalam proses produksi siaran berita televisi.
 
Sambil memperlihatkan proses produksi, Ahmad juga juga menjelaskan sejarah berdirinya Fajar TV pada tahun 2003 dan secara resmi bergabung dengan Fajar group  tahun 2017. 
 
"Fajar TV ada sampai saat untuk memberikan informasi kepada masyarakat, khususnya di Sulawesi  Selatan, dengan menyajikan pemberitaan yang berimbang dan tidak berpihak,” ujar Ahmad.
 
Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa Fajar TV membuka kesempatan kepada semua khalayak yang ingin magang dan merasakan langsung terjun ke dunia kerja pertelevisian.
 
Dosen pengampuh mata kuliah Produksi Multimedia Fakultas Komunikasi UIT yang mendampingi mahasiswanya ke Fajar TV, Mitha Mayestika Kuen, S.IP, M.IKom mengatakan,  Produksi Siaran TV ini masuk dalam mata kuliah Produksi Multimedia yang di dalamnya tidak hanya mengulas bagaimana memproduksi menggunakan berbagai media siar, namun juga proses produksi siaran tv dan radio, dengan kata lain, proses produksi siaran tv harus dikemas dengan baik sebelum siap publish (siar) di berbagai platform multimedia.
 
###
 
Keterangan Gambar : Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia Timur (UIT) beserta dosen pengampuh mata kuliah Produksi Multimedia, Mitha Mayestika, mengunjungi Fajar TV, di Makassar, Senin. (Foto : Indah UIT).
Monday, 05 June 2023 12:55
 

Penulis : Abd Rahman  /  Editor : Nasution Jarre

Makassar (Phinisinews.com) –  Salah seorang Tokoh Pers Nasional, Fred Kuen Daeng Narang, M.Si menginisiasi upaya mempersempit ruang gerak penyebaran berita hoax di media pers dengan membentuk “Jaringan Media Kolaborasi”.

Jaringan media ini bersifat lintas organisasi dan hanya menyiarkan berita fakta, baik fakta peristiwa maupun fakta intelektual yang diliput oleh wartawan dalam kelompok jaringan media tersebut di seluruh Indonesia.

Hal tersebut dikemukakan Fred Daeng Narang yang juga Ketua Umum DPP Jurnalis Milenial Bersatu Indonesia (JMBI) saat pembentukan Jaringan Media Kolaborasi (JMK) dan “News Room” nya,  bersama beberapa Pimpinan Redaksi penginisiator, antara lain Nasution Jarre, Abdul Azis, Abdul Rahman, Muh Rusdy Alamsyah, di Kampus P2MTC (Phinisi Pers Multimedia Training Center) Jalan Metro Tanjung Bunga Ruko Mall GTC Blok GA.9 No.7 Makassar, Senin.

Dia menguraikan, JMK akan menjadi wadah berhimpun media dalam bentuk WAG (WhatsApp Group). Tiap Media hanya memasukkan dua orang dalam grup tersebut (Pimred dan admin atau lainnya). Tiap hari, tiap media dapat mengirim dua berita fakta dengan mencantumkan nama wartawan peliputnya dan penanggungjawab dari kebenaran berita tersebut adalah wartawan tersebut.

P2MTC akan membantu melakukan pelatihan berbasis kompetensi bagi redaktur terpilih yang akan berfungsi sebagai  “gate keeper” (penjaga gawang). Artinya, seluruh berita fakta tersebut akan diedit dan diseleksi, sehingga memiliki standar dan gaya (style) yang disepakati, konsisten dengan pola inverted pyramid, penerapan ketat Kode Etik Jurnalistik, dan selalu berimbang untuk berita kontrol serta obyektif yang memihak kebenaran. Dan jika tidak memenuhi kriteria maka fungsi selektor berlaku, tidak disiarkan.

News Room off line (fisik) di Kampus P2MTC, sedangkan Redaktur Online tersebar di berbagai Indonesia yang ditugaskan dan terlebih dahulu mengikuti pelatihan.

Disediakan dua kanal yakni kanal berita masuk (berita mentah) ke News Room, lalu kanal keluar berita yang sudah diedit dan diseleksi ke grup WA untuk disiarkan oleh semua anggota grup yang meminati tanpa paksaan maupun kewajiban.

Menurut Fred yang juga Asesor Pers, bila anggota JMK 200 media. Maka dalam sehari akan memproduksi minimal 400 berita sesuai fakta yang terjadi serta penyajiannya sesuai standar dan kaidah jurnalistik yang baku.

“Ini edukasi yang dasyat, sekaligus mempersempit ruang penyebaran berita hoax, karena tersedia berita benar sesuai fakta yang dapat disiarkan secara gratis untuk memenuhi kebutuhan penyiaran berita di berbagai media yang membutuhkan,” ucapnya.

Saat ini, lenjutnya, setiap hari sangat banyak menyebar berita hoax di berbagai media sosial. Pola copy paste mengalahkan budaya “Cek Fakta” , sehingga penyebaran berita hoax tetap marak. Dan melalui inisiasi pembentukan JMK diharapkan akan berdampak terhadap menyempitnya ruang gerak penyebaran berita hoax pada media pers.

Fred yang juga trainer jurnalistik berbasis kompetensi menguraikan, pola kerja dan penyebaran berita JMK melalui cara kolaborasi mirip dengan kantor berita sebagai penyedia berita dengan tingkat “trusted” (terpercaya) yang tinggi. Perbedaannya, Berita JMK gratis, dan JMK tidak memiliki media sebagai sumber kutipan, melainkan menggunakan cara kolaborasi untuk produksi dan penyiaran berita.

Bagi media di seluruh tanah air yang akan bergabung dalam JMK, ujarnya, dapat menghubungi nomor penginisiator, yakni 0887 4366 79503 dan 0815 3332 2118. (AR/NJ).

Sunday, 14 May 2023 13:54
 

Penulis : Yusri Syam  /  Editor : Ahmad Imron

Pinrang, Sulsel, (Phinisinews.com) - Masyarakat Urung, Desa Sipatuo, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, menggelar pesta panen, Minggu, di Lapangan sepakbola Urung., 185 kilometer dari Makassar. 

Bupati Pinrang, Irwan Hamid turut hadir bersama warga mengungkapkan bahwa, Sektor Pertanian merupakan sektor andalan bagi Kabupaten Pinrang. 

Bukan tanpa alasan, menurut Bupati, sektor pertanian merupakan sektor terbesar penyumbang PDRB bagi Kabupaten Pinrang, sehingga Pinrang didaulat sebagai salah satu lumbung pangan di Provinsi Sulsel. 

Pesta panen, selain sebagai ajang menunjukkan kegembiraan atas panen berlimpah, juga semestinya dijadikan sebagai manifestasi rasa syukur atas limpahan rahmat dari Allah. 

Untuk itu, Bupati Irwan mengajak masyarakat untuk senantiasa menunjukkan rasa syukur agar ke depannya panen hasil pertanian bisa jauh lebih baik dan berlimpah serta dijauhkan dari hama dan penyakit tanaman yang dapat mengganggu proses pertanaman. 

Saat itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Provinsi Sulawesi selatan, Imran Jausi, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, A.Tjalo Kerrang, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi, M.Jenal, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang, Awaluddin Maramat, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Abduh, Camat Patampanua, Ashar Asnuddin dan sejumlah pihak terkait. (YS/AI).

Wednesday, 17 May 2023 12:54
 

Penulis : Yusri Syam  /  Editor : Ahmad Imron

Makassar (Phinisinews.com) - DPRD Kota Makassar melalui Ketuanya, Rudianto Lallo, mengapresiasi Pemerintah Kota Makassar atas capaian predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama dua tahun berturut-turut.

LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) BPK diserahkan langsung Kepala Perwakilan BPK Sulawesi Selatan, Amin Adab Bangun kepada Wali Kota Danny Pomanto dan Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo.

Penyerahan LHP BPK atas LKPD Kota Makassar TA 2022 berlangsung di Gedung BPK Sulsel, di Makassar, Rabu.

Apresiasi itu disampaikan langsung Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo usai menerima LHP BPK atas LKPD Kota Makassar Tahun Anggaran 2022.

Menurut Rudianto, capaian WTP dua kali secara berturut-turut sebagai bukti pelaporan Keuangan Pemkot Makassar sudah sangat baik.

“Tentu kita mengapresiasi karena kita dapat WTP lagi. Itu menandakan bahwa pelaporan keuangan Pemkot Makassar sudah baik, karena itu diapresiasi langsung oleh pemeriksa BPK,” ucapnya.

Sehingga Rudianto Lallo berharap raihan WTP dapat menjadi pemicu untuk meningkatkan kinerja Pemkot Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Danny Pomanto.

“Kita berharap predikat WTP ini dapat meningkatkan kinerja kita, karena ini bagian dari pengawasan dan penilaian objektif dari BPK. Ini kita mengapresiasi karena ini berkat kepemimpinan Pak Wali,” ujarnya.

Kepala Inspektorat Makassar Andi Asma Zulistia Ekayanti mengatakan, akan segera menindaklanjuti rekomendasi BPK sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

“Insya Allah dalam waktu 60 hari ini dengan kerja sama seluruh jajaran pemerintah kota akan kita tindak lanjuti dengan baik,” ujarnya. (YS/AI).

Galleries

 
  Penulis : Mitha MK / Editor : Fyan AK     Pulau Kodingareng, Makassar (Phinisinews.com) - Rektor Universitas...
  Penulis : Fred Daeng Narang  /  Editor : Mitha K Makassar (Phinisinews.com) – Sebanyak 120 kantong darah...
  Penulis : Redaksi  /  Editor : Fred Daeng Narang Bulukumba, Sulsel (Phinisinews.com) – Masyarakat adat...
  Penulis : Fred Daeng Narang  /  Editor : Mitha K Makassar (Phinisinews.com) – Kawasan Wisata Terpadu Gowa...

Get connected with Us