FKIK Unismuh tertarik Jadikan Pondok Pesantren Sebagai Binaan

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi FKIK Unismuh Makassar terhadap santri di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara Makasssar. (Foto : Ijul). Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi FKIK Unismuh Makassar terhadap santri di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara Makasssar. (Foto : Ijul).
 

Penulis : Zulkifli  /  Editor : Fyan AK

Makassar (Phinisinews.com) - Program Studi Sarjana Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar tertarik menjadikan Pondok Pesantren sebagai binaan kesehatan, baik dalam hal pendidikan kesehatan, pemeriksaan kesehatan dan pendidikan kegawatdaruratan.

Sebab, semua itu sesuai dengan visi misi FKIK Unismuh Makasar, kata Wakil Dekan (WD) I Bidang Akademik, dr. A. Weri Sompa, Sp.S, M.Kes saat membuka kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) Program Studi FKIK Unismuh pada santri di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara Makasssar, Jumat.

Kegiatan ini terlaksana berkat hibah internal pengabdian dan penelitian dari Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Unismuh yang meloloskan dua kegiatan PKM dan tiga penelitian dari dosen program studi sarjana farmasi.

Peserta pengabdian ini adalah santri putri yang terdiri dari perwakilan masing-masing tingkatan Madrasyah Aliyah (SMA) dan Tsanawiyah (SMP) sebanyak 100 orang yang menjalani Pendidikan di Pondok Pesantren.

Weri Sompa berharap melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat FKIK terhadap santri Pondok Pesantren  maka akan terjalin kerjasama dan hubungan simbiosis mutualisme.

Hal senada disampaikan Wakil Direktur II Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara Makasssar, Ridwan Hamzah S.Th.I. yang menyatakan pihaknya sangat membutuhkan tenaga kesehatan dalam memberikan informasi ataupun pelayanan kesehatan karena pondok pesantren hanya memiliki satu tenaga perawat.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Prodi Sarjana Farmasi FKIK Unismuh, apt. Sulaiman, S.Si, M.Kes menguraikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

Tim dosen akan membawakan materi penyuluhan tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) serta pemeriksaan Kesehatan bagi santri putri.

Pemeriksaan Kesehatan dilakukan oleh tim dosen serta para mahasiswa Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)  Prodi Sarjana Farmasi.

Antusiasme para santri sangat besar yang dapat dilihat dari begitu banyak pertanyaan yang muncul dari para santriwati mulai dari pertanyaan tentang Kesehatan secara umum ataupun mengenai penggunaan obat-obatan.

Diakhir acara terpilih dua orang santri sebagai “Duta Obat” di Pondok Pesantren Putri yang dapat memberikan informasi tentang obat ke kalangan pondok ataupun di masyarakat atau di keluarga mereka nantinya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pondok Putri, Suryani, pengurus masjid, Ketua Pondok Putra serta para dosen Prodi Sarjana Farmasi FKIK Unismuh. (Ijul/FAK).

Read 880 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Citizen Journalism
Login to post comments

Galleries

 
  Penulis : Redaksi  /  Editor : Fred Daeng Narang Bulukumba, Sulsel (Phinisinews.com) – Masyarakat adat...
  Penulis : Fred Daeng Narang  /  Editor : Mitha K Makassar (Phinisinews.com) – Kawasan Wisata Terpadu Gowa...
  Penulis : Andi Mahrus Andis.   Makassar (Phinisinews.com) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi...
  Penulis : Redaktur Medan (Phinisinews.com) - Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Indonesia, Hence...

Get connected with Us