Penulis : Rania /Editor MMK
MAKASSAR (Phinisinews.com) — Sebanyak 32 mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar mengunjungi kantor Kompas TV Makassar pada Jumat, 16 Oktober 2026. Kunjungan media ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari secara langsung proses kerja industri penyiaran, mulai dari peliputan berita di lapangan, pengolahan materi berita, proses produksi, hingga sistem kontrol siaran dan tata pencahayaan di studio televisi.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Biro Kompas TV Makassar, Dwi Nardi. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai sejarah media Kompas serta alur kerja jurnalistik dan produksi televisi yang berlangsung di balik layar.
Mahasiswa didampingi Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UIT, Dr. Fyan Andinasari Kuen, S.IP., M.I.Kom., serta dosen pengampu mata kuliah Dasar-Dasar Broadcasting dan Jurnalistik 2, Dr. Mitha Mayestika Kuen, S.IP., M.I.Kom.
Dalam sesi pemaparan, mahasiswa diperkenalkan dengan tahapan kerja jurnalistik, mulai dari penentuan isu, penugasan jurnalis, pengumpulan informasi dan data di lapangan, hingga penyuntingan materi berita. Mereka juga mempelajari bagaimana materi yang telah melalui proses editorial dipersiapkan untuk diproduksi dan disiarkan kepada publik.
Tidak hanya berfokus pada pekerjaan reporter dan presenter, mahasiswa juga mendapatkan gambaran mengenai peran kru di balik layar, termasuk pengoperasian ruang kontrol siaran, pengaturan kamera, tata pencahayaan (lighting), serta koordinasi teknis yang diperlukan untuk menghasilkan tayangan televisi yang berkualitas.
Pengetahuan tersebut memberikan gambaran nyata bahwa sebuah program berita televisi merupakan hasil kerja kolaboratif berbagai profesi. Selain jurnalis, terdapat tim produksi, editor, pengarah program, tenaga teknis, tim kreatif, dan personel lain yang mendukung keberlangsungan operasional media penyiaran.
Peluang Karier Lulusan Ilmu Komunikasi Tidak Terbatas pada Jurnalistik
Salah satu hal penting yang diperoleh mahasiswa dalam kunjungan tersebut adalah pemahaman mengenai luasnya peluang karier bagi lulusan Ilmu Komunikasi di industri televisi. Kompetensi komunikasi tidak hanya dibutuhkan untuk menjadi reporter atau presenter, tetapi juga relevan bagi pekerjaan di bidang produksi program, pengembangan konten, kreativitas, pengelolaan media, dan operasional penyiaran.
Pengalaman ini diharapkan membantu mahasiswa mengenali keterampilan yang perlu dikembangkan selama perkuliahan, termasuk kemampuan menulis naskah, melakukan riset, berkomunikasi dalam tim, mengelola produksi, serta memahami teknologi penyiaran.
Bagi mahasiswa yang sedang mempelajari Dasar-Dasar Broadcasting dan Jurnalistik 2, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan untuk menghubungkan teori perkuliahan dengan praktik profesional di industri media.
Kaprodi Harapkan Terbuka Peluang Kerja Sama UIT dan Kompas TV
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UIT, Dr. Fyan Andinasari Kuen, S.IP., M.I.Kom., berharap kunjungan media ini tidak berhenti sebagai kegiatan pembelajaran sesaat, tetapi dapat berlanjut menjadi hubungan kerja sama yang saling mendukung antara perguruan tinggi dan industri media.
“Melalui kunjungan media ini, kami berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi salah satu jembatan untuk membangun kerja sama yang baik antara Universitas Indonesia Timur dan Kompas TV sebagai wadah pembelajaran bagi mahasiswa ke depannya,” demikian harapan Kaprodi Ilmu Komunikasi UIT.
Menurutnya, interaksi langsung dengan praktisi media dapat membantu mahasiswa memahami kebutuhan dunia kerja sekaligus memperluas wawasan mengenai penerapan ilmu komunikasi dalam lingkungan profesional.
Sementara itu, Dr. Mitha Mayestika Kuen, S.IP., M.I.Kom., selaku dosen pengampu mata kuliah Dasar-Dasar Broadcasting dan Jurnalistik 2, berharap pengalaman tersebut dapat menambah semangat mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan dan menyelesaikan tugas-tugas praktik.
“Saya berharap kunjungan ini dapat memberikan semangat dan pengetahuan baru bagi mahasiswa, khususnya dalam menyelesaikan tugas produksi penyiaran serta memahami bagaimana manajemen redaksional media dijalankan secara nyata di industri televisi,” ungkap Mitha.
Ia menilai, pemahaman langsung terhadap proses kerja media penting agar mahasiswa tidak hanya menguasai konsep dan teori di ruang kelas, tetapi juga memahami standar kerja, pembagian tugas, koordinasi tim, dan tanggung jawab profesional dalam menghasilkan produk jurnalistik.
Pembelajaran Langsung untuk Menyiapkan Lulusan yang Kompeten
Kunjungan ke Kompas TV Makassar menjadi salah satu bentuk pembelajaran berbasis pengalaman yang mempertemukan mahasiswa dengan praktik industri komunikasi dan penyiaran. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai profesi di dunia televisi serta memahami hubungan antara kemampuan akademik dan kebutuhan dunia kerja.
Selain memperkaya wawasan jurnalistik dan broadcasting, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi penguatan hubungan antara Program Studi Ilmu Komunikasi UIT dan Kompas TV Makassar, terutama dalam membuka peluang kegiatan edukasi, praktik lapangan, serta kolaborasi pembelajaran pada masa mendatang.
Dengan demikian, kunjungan media ini tidak hanya menjadi sarana mengenal proses produksi berita, tetapi juga menjadi pengalaman bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan dan peluang di industri media yang terus berkembang.